June 9, 2013

Ramalan Jayabaya, ''Asal-usul Satria Piningit sang Ratu Adil''

Ramalan Jayabaya, "Asal-usul Satria Piningit sang Ratu Adil"

by mbah Subowo bin Sukaris

Sejak kerajaan Mataram Hindu di bawah Dyah Balitung, Empu Sindok pada 900-an memindahkan ibukota Mataram (akibat letusan Dahsyat Merapi) dari wilayah Dieng maupun Yogyakarta ke timur hingga mencapai dataran Madiun. Selanjutnya wangsa Isyana, semasa Erlangga (1000-an) penduduk kerajaan Mataram bergeser lebih ke Timur lagi hingga mencapai wilayah Kediri. Demikian pula semasa era kolonialisme Belanda dalam perang Jawa atau perang Diponegoro yang mulai berkobar sekitar 1825 pasukan Jawa yang menyebut dirinya orang dari Mataram ini setelah kehilangan sang pemimpin tertinggi yang diasingkan keluar Pulau Jawa, para penduduk/pasukan yang ditinggalkan dalam upaya menghindari kejaran pasukan Belanda atas amanat Pangeran Diponegoro dkk. menyebar ke timur terutama berada di wilayah yang berada di balik Gunung Lawu sisi Timur hingga mereka mencapai wilayah selingkaran Gunung Wilis.
      Diriwayatkan oleh mereka dari generasi tigapuluhan di Jawa Timur di wilayah Kediri (sekitar petilasan/pamuksan Sri Aji Joyoboyo) orang tua-tua meninggalkan cerita kepada anak cucu bahwa mereka berasal dari Mataram (sekitar Yogyakarta). Maka inilah bahan dasar untuk memecahkan misteri ramalan Joyoboyo bahwa Satria Piningit itu berasal dari wilayah Jawa bagian Timur saat ini.
     Satu lagi perlu dicatat mengenai adat perkawinan orang Jawa bagian Timur satu contoh mereka yang bermukim di seputaran Gunung Wilis yakni wilayah Kediri, Ponorogo, Madiun, Trenggalek, Nganjuk, dan Tulungagung, dalam mencari jodoh ada aturan tidak tertulis khususnya bagi kaum laki-laki terdapat sebuah pantangan kuno mencari seorang calon istri yang berasal dari jurusan barat laut, "Carilah istrimu ke empat penjuru mataangin atau mana saja kecuali satu, jangan mengawini perempuan yang dunungnya dari sebelah barat laut dilihat dari tempat tinggalmu." Yang selanjutnya terjadi mudah diduga yakni akan terjadi atau adanya pergeseran atau pergerakan penduduk di wilayah Barat seputaran Gunung Wilis akan terus bergeser dan bergerak menuju bagian pulau Jawa bagian lebih Timur lagi, misalnya orang Kediri akan mencapai mencapai wilayah Bilitar dan selanjutnya orang Blitar akan lebih ke Timur lagi. Satu pertanyaan timbul, "Mengapa perpindahan atau penyebaran penduduk Mataram harus menuju ke Timur dan tidak menuju ke Barat?". Jawabannya adalah wilayah bagian timur lebih kosong (waktu itu) dan wilayah perawan yang subur itu masih terbuka lebar bagi kaum pendatang baru dari Barat (orang Mataram). Jika pantangan itu dilanggar niscaya mereka yang melanggar itu akan mengalami nasib kurang beruntung dalam memperoleh keturunan yang baik, karena memang secara genetis dari arah barat mereka berasal, dan itu artinya percampuran genetis hasil perkawinan sesama sanak-saudara sendiri maka hasilnya akan menjadi kurang baik.
      Sri Aji Jayabaya si nujum paling masyhur berasal dari abad duabelas masehi itu pun menyatakan bahwa Satria Piningit sang ratu adil  dunungnya atau asalnya dari sisi Timur Gunung Lawu dalam bait syair ramalannya sebagai berikut:

dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan
wetane bengawan banyu
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca
arupa pagupon dara tundha tiga
kaya manungsa angleledha
Jayabaya, abad xii Masehi

Satria Piningit cq Ratu Adil berasal dari sebelah Timur dataran kaki Gunung Lawu, wilayah sebelah timur kaki Gunung Lawu adalah wilayah Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri (wilayah ini berada di lingkaran Gunung Wilis). Satria Piningit ini berasal dari sisi timur sebuah sungai yakni sisi Timur sungai Madiun, sisi Timur sungai Brantas, atau sisi Timur Bengawan Solo. Ketiga sungai ini, pada satu titik di Jawa Timur bagian Utara ketiganya bergabung menjadi satu dan pada akhirnya juga sama-sama bermuara ke Laut Jawa pada titik Kali Mas dan Kali Porong di wilayah Surabaya.
    Satria Piningit sang Ratu Adil ini tinggal di rumah bertingkat atau bersusun tiga, rumah susun tiga dari bahan beton bertulang besi kebanyakan berada di kota besar, jarang sekali berada di wilayah pedalaman. Jika rumah susun tiga itu dibuat tanpa cor beton bertulang atau dari tingkat dengan papan kayu maka semua penduduk pedalaman mampu membangunnya.
       Satria Piningit sang Ratu Adil ini dari ketinggian tempat tinggalnya (misalnya di gunung) bagai seorang yang nangkring di ketinggian menggoda orang yang lalu-lalang di bawahnya.

******

Subowo bin Sukaris
hasta mitra Updated at: 5:38 AM

35 comments:

Anonymous said...

Tumben kok malah kewolak-walik tho mbah ?

Subowo bin Sukaris said...

Terimakasih atas komen bung Anonymous. Mengenai "kewolak-walik" yang bung maksudkan adalah "Wetane bengawan banyu" artinya posisi rumah Satria Piningit berada di sisi Timur sungai (yakni s. Brantas, s. Madiun, dan s. Bengawan Solo).
Menurut bung Anonymous jika diwolak-walik "wetane bengawan banyu" artinya "di sisi Timur dari posisi rumah sang Satria Piningit terdapat sungai (yakni s.Brantas, s.Madiun, s.Bengawan Solo)."
Kesimpulan/jalan tengah dari pendapat yang kewolak-walik di atas ialah: rumah sang Satria Piningit bisa di sebelah barat sebuah sungai, dan bisa juga rumah sang Satria Piningit di sebelah timur sebuah sungai. Dalam hal di atas ini mbah memilih yang terakhir.

Anonymous said...

terserah mbah, tpi coba dibaca lgi pelan2 dengan penuh perasaan & simak baik-baik ya mbah : dunungane ana sikil redi, lawu sisih wetan, wetane bengawan banyu.. terjemahannya adl: KEBERADAANNYA (saat ini.. jadi BUKAN Asalnya) ada di kaki gunung (redi), Lawu sebelah timur (nya), (keberadaannya SP) timurnya bengawan (solo).. artinya KEBERADAANNYA (saat ini) ada diantara bengawan (solo) & G Lawu.. sebab di jawa/indonesia ga ada yg nama/sebutannya Bengawan- Brantas/Madiun/Musi/Mahakam/Serayu dll, yg ada ya disebut kali/sungai Brantas/Madiun/Musi/Mahakam/Serayu gitu lho mbah.... Sedangkan 3 baris kalimat terusannya dari kuplet/padha lanjutannya adalah penjelasan serta penegasannya yang lebih detail ttg KEBERADAANNYA shg sebetulnya sangat2 cetha wela2 lan nglegena sbgmn sifat huruf jawa.

Anonymous said...

mbah... Kalau ada rumah yg dimaksud seperti diatas dan merujuk pada budak angon uga wangsit siliwangi (ujung sungai,,rumah tingkat,, rumah seperti bentuk bekupon,, atap masjid demak) .... Apakah panjenengan percaya,, Letaknya ada di surabaya..? Matur nuwun...

Subowo bin Sukaris said...

Terimakasih atas comment bung Anonymous. Mbah percaya, mengingat Surabaya berada di sebelah Timur Gunung Lawu dan menjadi muara ketiga aliran sungai yakni Bengawan Solo, Kali Brantas, dan Kali Madiun. Di samping itu juga penyebaran penduduk ke arah timur yang terbesar sejak Mataram Kuno adalah menuju ke wiayah Surabaya yang memiliki pelabuhan maritim terbesar di seantero Jawadwipa.

Anonymous said...

seperti yang mbah tulis. kali porong bisa dipertimbangkan mbah. karena lumpur porong banyak yang ngomong gantinya lelehan gunung merapi 2010.
bisa dikatakan berhubungan dengan 'pambukaning gapuro'. mungkin gapuro yang dimaksud Gerbang Kertosusilo.

bagaimana menurut mbah?

Subowo bin Sukaris said...

Aliran Kali Porong memang masing bersambung dengan ketiga sungai yang mbah sebutkan di atas!
Mengenai lelehan Merapi 2010 jika dikaitkan dengan lumpur Porong adalah berikut ini: Sabdo Palon telah bertitah jika lelehan Merapi mengalir ke Barat Daya maka saat itulah ia sebarkan "Kawruh Budi" Titah Sabdo Palon, "Sebarkan Agama Kawruh Budi"
"Kawruh Budi" mengajarkan agar manusia menghormati bumi sebagai sumber kehidupan. Rupanya pengeboran gagal oleh swasta yang notabene pernah terlibat dengan pemerintahan otoriter dan fasis di masal lalu ditambah lagi bertujuan mencari keuntungan dengan menguras kekayaan alam itu tidak termasuk kategori menghormati bumi....
Satrio Boyong Pambukaning Gapuro jika dikutip hanya "Pambukaning Gapuro" dalam kaitannya dengan Gerbang Kertosusila memang ada karena Gerbang Kertosusila dicetuskan atau dicanangkan semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono alias Satrio Pambukaning Gapuro.
Bencana alam yang silih berganti dan bertubi-tubi semasa pemerintahan SBY boleh jadi karma dosa-dosa pemerintahan masa lalu yang fasis dan otoriter.

Anonymous said...

Insya Allah Yang kalian maksud SP, Ratu Adil akan muncul dari Timur Pulau Jawa. Dia keturunan dari Sang Penakluk Sawerigading nenek moyang raja raja sulawesi, kalimantan, ternate ntb bahkan sebagian bali jawa sunda dan sumatera Malysia Raja Jawa, keturunan Ali bin Abi Thalib dari Rasulullah, keturunan raja raja sulawesi dan sumaetra berkumpul padanya. Dia sangat tidak diperhitungkan bahkan cenderung rada kurang waras, temperamental trutama pada hal2 yang bertentangan dengan hukum keadilan dll., tetapi pemaaf, halus budi pekertinya, penolong, dia terlihat orang yang sangat sederhana. Ciri2 yg dimaksudkan pada ramalan2 bahkan ramalan barat michel nostradamus! ada padanya hampir tepat 100% ingat pulau sulawesi sebagai pusat Indonesia yang diliputi 3 samudera, hindia, pasifik dan laut china selatan. saat ini da sudah sangat matang tetapi tidak akan jadi pemimpin di Indonesia melalui demokrasi tetapi akan jadi pemimpin Nusantara. Mari mengkaji yg sebenarnya jangan sampai yang dimaksudkan sebenarnya belum yang akan muncul sebab terpaku dengan persoalan identitas budaya atau. Joyoboyo mengeluarkan prediksi dalam posisi raja Jawa saat itu padahal yang dialamatkan sekarang Indonesia. Jadi cakrawala visi beliau sangat luas, sehingga harus diterjenahkan dalam skop Nusantara bahkan asia pasifik. Contoh timur lawu itu bisa di surabaya bisa di bali, sulawesi NTB bisa di kalimantan bahkan bisa di papua, tetapi kebetulan orang bugi buton Makassar BBM juga memiliki informasi serupa yang diyakini bahwa turunan SAWERIGADING DENGAN PUTERI CINA CU DAI akan muncul memimpin di belahan bumi timur. Dalam kitab I Lagaligo sebagai kitab terpanjang di dunia dan tertua kedua di dunia setelah kitab kuno yunani (harap goog web) meyakinkan akan kemunculan putera Sang Penakluk Sawerigading.
Mohon maaf klau ada terselip kesalahan saya hanya manusia biasa.
Terima Kasih Wassalam

Anonymous said...

Mbah, mohon diberi penjelasan saya pernah baca sedikit mengenai artikel2 tersebut...
yang saya baca "Ratune ora siji, nanging nyawiji" itu di bab terakhir kalau tidak salah yah..
apakah itu artinya SP itu adalah lebih dari satu, tapi bersatu... atau bagaimana mbah? mohon diberi penjelasan.. terima kasih..

Satria piningit said...

ALKITAB ZAKHARIA 6
Kerajaan Sang Tunas di Indonesia
6:12 katakanlah : Beginilah firman TUHAN semesta alam: Inilah orang yang bernama Sang Tunas Satria Piningit. Satria Piningit bertunas dari Indonesia dan Satria Piningit mendirikan bait TUHAN.
6:13 Satria Piningit lah yang mendirikan bait TUHAN, dan Satria Piningit lah yang mendapat keagungan dan duduk memerintah di atas takhta. Di sebelah kanan ada para Imam dan permufakatan tentang damai ada di antara mereka.
6:14 Dan mahkota itu tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Satria Piningit.
6:15 Orang-orang dari jauh datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus Satria Piningit kepadamu. Dan hal ini terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."

Anonymous said...

ratu adil 2017 muncul di bandung kemudian akan ke borobudur Dan menuju banyuwangi .sesuai ucapan brawijaya V ke pada sunan kalijaga munculnya sabdo palon bersama
momonganya menjadikan belambangan berubah menjadi banyuwangi

Anonymous said...

Jika ratu adil adalah momongan sabdo palon jelas bukan berdarah China

Anonymous said...

Ratu adil asli jawa .wajahnya mirip RA kartini

Anonymous said...

Negara Beton itu hong Kong
Mungkinkah ratu adil jadi tki seperti kata2 kesandung kesampar ?

Anonymous said...

Saranan: Cuba dilihat di satu perkampungan dibalik Gunung Lawu. Namanya Temboro. Ada satu PonPes yg dipimpin oleh 3 beradik. Kayaknya cirinya ada. Kiyai yg tua mampu menyelesai segala permasalahan tapi sangat merendah diri. Santrinya udah lebih dr 10 ribu orang yg udah berdakwah ke serata alam. Banyak memerangi kesalahan agama tanpa senjata.

Anonymous said...

Malam,..Kalau anda seoarang kyai yg hebat pasti tahu sedang bicara dengan siapa sekarang..ramal lah saya pasti 2015 ada sesuatu.
salam

Anonymous said...

semua akan terjadi.tinggal satu langkah lagi

Anonymous said...

tercium aroma aroma pengakuan...

Mas Gat said...

apakah saya bisa diterawang mbah....

Indigo said...

Wah...wah... Saya bingung, apa hubungannya meramal diri dengan kejadian di tahun 2015???

qvthux mbledoos said...

Walah kok malah ada yang maen tebak2an "siapa aku"
Tak jajal jawab yo wat @anon yg post tanggal 19sptember.

G perlu kyai hebat wat tau siapa elo.
Lo cm pengangguran posting komentar dari warnet yang iseng mau bikin sensasi ga penting obsesi tenar.
Bener ga jing? :D

Mr. Dar said...

Nuwun sewu mbah, insa allah satria piningit lahir tahun 1966 keturunan kerajaan besar pulau jawa, terlahir dengan lidah bercabang dan pada saat dewasa lidahnya pulih normal, saat ini pusaka-pusaka utama kerajaan besar sudah berkumpul padanya bahkan kerajaan - kerajaan besar ghaib sudah ''nyengkuyung'' perjalanan sang satria piningit, bagi yang punya pandangan tajam... Mahkota raja besar sudah disematkan padanya dan kemanapun sang satria berada, cahaya maha besar menjulang ke langit selalu mengikuti. Monggo silahkan dilihat dengan ketajaman mata batin pasti sudah terlihat. Satria piningit akan memimpin Indonesia diawali dengan menjadi gubernur, pangapunten klo pengetahuan saya salah. maturnuwun

Anonymous said...

NYUWUN SEWU, NYELO ATUR MBAH,

KOK SAYA BACA SEMUA TULISAN MBAH DAN COMMENT/TANGGAPAN PORO PAMIYARSO, SEMUA MEMASTIKAN BAHWA RATU ADIL ITU SEORANG PRIA/WONG LANANG/PIYANTUN KAKUNG.

TIDAK SEORANGPUN YANG BERFIKIR DAN BERPENDAPAT BAHWA RATU ADIL ITU SEORANG WANITA. SEOTANG IBU. SEORANG PIYANTUN PUTRI.

DEMIKIAN JUGA SEMUA BERPENDAPAT DAN BERFIKIR BAHWA RATU ADIL SATRIO PININGIT ITU ADALAH HANYA BERUPA SATU ORANG SAJA.

TIDAK MENDAHULUI KEHENDAK ALLOH YANG MAHA ESA, SANG RATU ADIL SEJATINYA RATU YAITU SEORANG WANITA ATAU SEORANG IBU. SEDANGKAN SATRIO PININGIT ATAU SATRIO PINANDITHO SEJATINYA SEORANG SATRIO YAITU SEORANG LAKI2 ATAU SEORANG PIYANTUN KAKUNG, YANG KEDUANYA BEKERJASAMA
BAHU MEMBAHU MENJALANKAN TUGAS DAN KEWAJIBANYYA SESUAI DENGAN SUMPAHNYA PADA WAKTU MENDAPTAKAN TUGAS TERSEBUT DARI YANG MEMBERIKAN TUGAS.

SEDANGKAN PERISTIWA MUNCULNYA ITU BUKANLAH UJUG-UJUG ATAU SUATU KEBETULAN SAJA, MELAINKAN SUDAH GINARIS DAN SEMUA ADA AWAL MULANYA.

PERLU DIINGAT KEMBALI PERJANJIAN ANTARA KI AGENG GIRING DENGAN KI AGENG PEMANAHAN PADA SAAT MINUM WAHYU KEPRABON MILIK KI AGENG GIRING YANG DIMINUM OLEH KIAGENG PEMANAHAN TERJADI TAWAR MENAWAR YANG PADA AKHIRNYA PADA KETURUNAN KE SEMBILAN AKAN BERAKHIR,
INSYAALLOH.

BAGI YANG PERNAH MASUK KRATON MATARAM YOGYAKARTA , ADA TJONDROSENGKOLO KRATON YOGYAKARTA YANG TERTULIS DENGAN SIMBOL ANGKA 1881, YANG KALO DIJUMLAHKAN ANGKA TERSEBUT BERJUMLAH SEMBILAN.

DEMIKIAN JUGA PADA SAAT SULTAN HB KE IX MANGKAT, BELIAU SINUHUN TIDAK MENUNJUK SEORANG PUTRA MAHKOTA DARI PARA PUTRANYA YANG DI TANDAI DENGAN PENYERAHAN PUSAKA RAJA2 TANAH JAWA YAITU KYAI JOKO PITURUN,
KYAI PULANGGENI,
KYAI PLERED DAN PUSAKA KERAJAAN LAINNYA.

APAKAH PUSAKA TERSEBUT MASIH ADA DISANA ?
ATAUKAH PUSAKA2 TERSEBUT SUDAH
" MURCO " KONDUR KEMBALI KEPADA YANG BERHAK SESUAI DENGAN KETENTUAN DAN TAKDIRNYA.

DEMIKIAN JUGA PUSAKA RAJA2 NUSANTARA YANG BERUPA SIMBOL TRAH RAJA YANG LAIN YAITU YANG DISEBUT DAN BERUPA
"SONG-SONG BRAWIJAYA " ATAU
"SONGSONG MAJAPAHIT".

SAYA YAKIN BANYK PECINTA PEMBACA DAN PARA PENULIS DALAM BLOG INI BANYAK YANG BELUM PERNAH MENDENGAR HAL TERSEBUT.

DEMIKIAN MBAH,
HAL-HAL INI MBAH, YANG PERLU DI TEROPONG DENGAN MATA HATI,
MATA BATIN YANG JERNIH DAN TANPA PAMRIH.
BELIAU SEMUA SEDANG MELAKSANAKAN
"TOPO NGRAME" MELAKSANAKAN TUGAS DAN KEWAJIBAN YANG DIPERINTAHKAN.

SEKALI LAGI DENGAN TIDAK MENDAHULUI APA YANG MENJADI KEHENDAK ALLOH YANG MAHA KUASA, MARILAH KITA SEMUA BERDOA UNTUK KESELAMATAN NUSANTARA INI DAN SEMOGA APA YANG SELALU MENJADI BAHASAN DALAM BLOG INI INSYAALLOH AKAN TIMBUL PADA SAATNYA SAMBIL MENUNGGU PARA TIKUS PITI ANOTO BARIS KARENA PADA KESURUPAN .

MAKATEN MBAH,

SALAM HORMAT.

SAKING KAWULO,

LARE KESAMPAR KESANDUNG.
REBO KLIWON,1 MARET 2015.

firman yugo said...

Maaf mbah, keluar dari inti masalah, mbah bisa mengartikan mimpi bapak saya ga,
Sebelum kelahiran saya bapak saya mimpi didatangi Pak Soekarno dan mengucapkan selamat kebapak saya dan memberitahu bapak saya agar menjaga anak yg akan lahir yaitu saya...
Mohon diartikan mbah mimpi bapak saya ini...
Terima kasih

Anonymous said...

cek ah di google map rumah tingkat tiga di jalan gunung lawu.. sapa tau ada..

Satrio lanang jagad said...

Aslmkum.....

sri tina said...

Saya senang gabung di blig ini,tapu ketika ada yg promosi perjudian sy malas membacanya,dan saya yakin yang lain juga males ,, harap di isi dengan komen yang tidak merusak hari ya ,,ut pak Ardi dan ibu bisa promosi lewat fb atau ke teman2 yang se paham saya yaa..

sri tina said...

Saya asyik membaca,tapi liatbaca yang promosi judi saya jadi malas ,,,

Tung said...

Presiden Jokowi iku sak benere tansaya katon buktine yen Panjenengae iku Satrio Piningit kang kaping 7, yakuwi agelar satrio pinandhito sinisihian wahyu. Sajak kaya weruh sadurunge winarah, nora dhemen laku grusa-grusu, gedhobrakan, brangasan. Lha kepriye, wong sak bubare "rekaman 120 menit" kabukak, pranyata Jokowi iku dudu kayadene bonekane mBokDhe, terus ing sak wise Setnov lengser, kabukten Jokowi kuwasa hanggadhuh aji-aji hasta brata, wis nglampahi rong prakara saka wolung titikan, yakuwi lelaku kaya rembulan, agawe terang ing salebeting peteng tanpa ribut ngreka-daya geger-gegeran, lan lelaku kaya angin kang nggawa kabar sing banget jujur, ngenteni kanthi sabar nyang ngendhi paraning angin (rakyat), sabab Jakowi uwis mangerti yen pengkhianat bangsa iku bakal kalah (seleh), solahe amung kanthi nggeguyu sareh (nimbali para komedian dhahar bareng), ora nggape swara-swara sing dnhesek ngongkon dheweke nglaporake mungsuhe nyang polisi, lha witikna uwis gamblang diparabi dening Sri Aji Jayabaya, yen Jokowi iku kawasa anggadhuh wewarah wingit nanging adi yaiku "ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake". Mula padha den titeni, yaiki satrio piningit sing miyos ing tanggal 21 juni 1961. Nuwun.

Knightnight_Kn.Kd said...

assalamualaikum

salam kenal.. saya asli orng surabaya.. :D
alhamdulillah kota saya masuk ramalan hhehe

Chevs Silverhawk 001 said...

Asslmlkm... Salam kenal, sy dr Galuh.. Seneng sy nyimaknya... Tp bkn ttg judi nya...

Anonymous said...

Kayanya saya budak angon loh

senopati tanpo lencono said...

wkwkwkwk duh gusti tetungguling kusumo hayu ingkang asifat illahi.

rahayu rahayu rahayu

basri mahmud said...

Manthap Ini Baru Bwtulll������

basri mahmud said...

Betulll.. 😂